Mendag Tegaskan Minyakita Bukan Minyak Goreng Subsidi

Yakarta, K-VID NEWS –

Menteri Perdagangan (Mendag) Boio mengatakan bahwa minyak tidak tiba -tiba minyak, tetapi produk Doughtd untuk kewajiban kewajiban minyak batin yang ingin mereka ekspor.

Pernyataan ini terjadi untuk memperbaiki asumsi masyarakat bahwa minyak adalah minyak goreng yang disubsidi oleh pemerintah.

“Jadi, di masyarakat, minyak yang kurang sering merupakan perbatasan dari percobaan yang merupakan oil,” kru, Karawang, Polava Barat, adalah pernikahan ..

Budi juga mengungkapkan bahwa di negara terakhir yang dilakukan dengan petugas polisi dalam menandai makanan dan serangkaian utara dan keadaan minyak sesuai dengan gaji 1 liter.

“Kemarin juga terbawa dari polisi makanan dan bukan beberapa contoh, karena angka yang didistribusikan sangat” angka yang didistribusikan, angka yang didistribusikan, angka yang didistribusikan

Selain melakukan addression terhadap Regule, Midi mengatakan minyak diprovokasi setelah pembuktian minyak, bahkan untuk bertemu masyarakat, pada khususnya.

“Seperti halnya distrautor, ikuti disposisi yang berlaku, karena ini tentang minyak atau minyak umumnya sebelum mereka merusak masyarakat,” dia telah memberikan komunitas “, katanya.

Buded juga memperhatikan pemerintah untuk mengambil langkah -langkah energi terhadap aktor penjaga toko yang belum mengikuti aturan.

Sebaliknya, untuk memproduksi juga

Online dengan Deklarasi MIDI, General Manager Perlindungan Konsumen (PKTN) Menteri, ditambahkan untuk tidak meminta kebutuhan persembunyian mata nasional.

“Kita perlu menekankan bahwa minyak DMO diperoleh untuk penjaga toko berdasarkan ekspor yang diterima dari produsen yang ingin mengekspor,” kata manga.

Dia menjelaskan bahwa rata -rata pasokan minyak oleh skema DMO bervariasi sebesar 160 ribu ton per bulan, sedangkan National Hutship telah mencapai 257 ton.

Jadi dia mengatakan, ada perbedaan yang signifikan antara jumlah masyarakat dan kebutuhan masyarakat.

Akibatnya, diduga bahwa perhatian komersial tertentu menggunakan minyak untuk tidak menghasilkan minyak, seperti dalam banyak kasus belakangan ini.

“Yah, untuk itu, karena pasokan ibu begitu banyak kamus tidak mengekspor hak, tidak banyak, sambil menyelesaikan minyak”, jelaskan.

(OF / AGT)

Posting Terkait

Bank Mandiri Dukung SDGs, Optimalkan Daur Ulang dan Akses Air Bersih

Sri Mulyani Klaim Semua Negara Sulit Jaga Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Belum di Baca

Hyundai Ioniq 5 Limited Edition Motif Batik Cuma 50 Unit

  • April 4, 2025
  • 0
Hyundai Ioniq 5 Limited Edition Motif Batik Cuma 50 Unit

Bank Mandiri Dukung SDGs, Optimalkan Daur Ulang dan Akses Air Bersih

  • April 4, 2025
  • 0
Bank Mandiri Dukung SDGs, Optimalkan Daur Ulang dan Akses Air Bersih

Jurnalis Palestina Bertugas untuk Al Jazeera Tewas Diserang Israel

  • April 3, 2025
  • 0
Jurnalis Palestina Bertugas untuk Al Jazeera Tewas Diserang Israel

Negara Eropa Destinasi Petualangan Terbaik Dunia, Paspor RI Bebas Visa

  • April 3, 2025
  • 0
Negara Eropa Destinasi Petualangan Terbaik Dunia, Paspor RI Bebas Visa

Lonjakan Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Diprediksi Malam Ini

  • April 3, 2025
  • 0
Lonjakan Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Diprediksi Malam Ini

Surat Al Baqarah Ayat 256: Arab, Latin, Terjemahan, dan Tafsir

  • April 3, 2025
  • 0
Surat Al Baqarah Ayat 256: Arab, Latin, Terjemahan, dan Tafsir