RUU TNI Sah Jadi UU, Massa Aksi Bertahan di DPR

Makassar, K-VID NEWS –

DPR ke-15 Sesi II 2024-2025 secara resmi mengkonfirmasi RUU tersebut atas amandemen amandemen Tentara Nasional Indonesia tahun 2004 atau RUU TNI pada hari Kamis (3/20).

Di luar pagar Majelis Parlemen, organisasi masyarakat sipil dari RUU TNI masih bertahan dan membuat keinginan mereka.

Ikuti cnindonesia.com di dekat gerbang Pancasila di belakang gedung Senedd, berteriak pada titik di mana cara memasuki parlemen harus dibuka. Mereka juga tampak tergelincir ke gerbang yang ditutup dan ditutup dengan benar.

“Siapa isi perut Anda jika Anda bukan dari uang orang -orang Indonesia? Segala sesuatu di tubuh Anda dimiliki oleh orang -orang,” teriaknya salah satu tindakan tindakan tersebut.

Mereka juga mengkritik DPR yang dianggap tidak memiliki hati nurani dan tidak terhubung dengan orang -orang karena dia segera mengesahkan RUU TNI setelah pembukaan umum.

“Innalillahi sudah mati dalam hati nurani DPR karena dia telah meloloskan RUU TNI. Kembalikan rumah ke kamp,” teriak mereka.

Tindakan aksi juga terus menyanyikan lagu -lagu perang. Mereka mengadakan pidato sebagai bentuk penolakan parah untuk meloloskan RUU TNI secara hukum.

Sekitar 11:20, massa tindakan bergerak di belakang gedung perwakilan rakyat di depan gedung.

Rapat Umum dikonfirmasi oleh RUU TNI yang diketuai oleh juru bicara Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani.

Pada kesempatan itu, sebelum memukul sinyal palu, Puan berulang kali meminta persetujuan dari semua pasukan dan bertemu dengan peserta untuk meloloskan RUU TNI menjadi undang -undang.

Berdasarkan pemantauan di venue, pada konferensi iklan langsung, Puan meminta tagihan TNI untuk disertifikasi 3 kali.

Aplikasi pertama dan kedua berturut -turut dibuat setelah ketua Komisi UTUT Adiango membaca laporan tentang hasil akhir dari debat tentang RUU TNI. Tutit-yang juga seorang politisi PDIP-Basi mempresentasikan RUU TNI dari Puan sebagai pemimpin konferensi.

“Sekarang saatnya bagi kami untuk meminta persetujuan pasukan pada rancangan undang -undang tentang amandemen undang -undang no. Puan bertanya kepada anggota DPR setelah menerima dokumen tersebut.

“Setuju!” Para peserta menjawab sesi tersebut.

Terlepas dari persetujuan, Puan menerima persetujuan dari anggota dewan untuk mengesahkan RUU TNI.

“Selanjutnya, kami meminta semua anggota Undang -Undang Rancangan tentang Amandemen Undang -Undang No. 34 tahun 2004 yang berkaitan dengan Angkatan Darat Nasional Indonesia, yang dapat disetujui sebagai undang -undang?” Wanita yang juga Ketua PDIP CPD bertanya.

“Setuju!” Para peserta menjawab sesi tersebut.

Aplikasi persetujuan Puan dibuat untuk ketiga kalinya setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin menyatakan pandangan terakhirnya dalam mewakili Presiden.

“Kami akan meminta semua peserta sesi kehormatan apakah rancangan undang -undang tentang amandemen hukum adalah no. Puan bertanya.

“Setuju!” Para peserta menjawab pertemuan itu.

RUU TNI memiliki beberapa perubahan untuk berubah sejak DPR dibahas dua minggu lalu. Namun, tiga bagian, Pasal 7 yang berkaitan dengan pekerjaan dan pekerjaan TNI dalam operasi selain perang (OMSP) disorot.

Kedua, bagian 47 terkait dengan konfigurasi tentara yang bekerja di publikasi sipil. Melalui inspeksi, saat ini ada 14 lembaga pemerintah yang dapat diambil oleh tentara yang bekerja dari 10 organisasi adat.

Ketiga, bagian 53 terkait dengan ekspansi usia pensiun TNI. Perluasan usia pensiun dibagi menjadi tiga kolom antara Tamtama dan Bintara, perwira pusat, dan perwira yang sangat terburu -buru.

RUU TNI masih tersedia meskipun gelombang masyarakat sipil menolak RUU tersebut karena dianggap meningkatkan pekerjaan militer. Gelombang tindakan dipenuhi melalui media sosial, protes mahasiswa di jalan dan di depan gedung perwakilan rakyat, dengan pernyataan pandangan banyak pemimpin akademik dan nasional.

Gelombang tindakan terjadi sejak akhir pekan lalu, ketika tim TNI Bill mengadakan diskusi tertutup di sebuah hotel mewah, Fairmont, Jakarta.

Kemudian, hari ini, bersama dengan pleno, Persatuan Masyarakat Sipil dan siswa melakukan protes di depan kompleks Senedd. Mereka meminta DPR untuk membatalkan tagihan TNI.

(TFQ/anak)

Posting Terkait

Dasco Didampingi Andre Lepas 100 Bus Pulang Basamo Gelombang Pertama

Satpam SMA di Sleman Suplai Senjata KKB, 4 Senpi & 200 Peluru Disita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Belum di Baca

BYD M6 Jadi Mobil Listrik Terlaris Februari 2025

  • April 5, 2025
  • 0
BYD M6 Jadi Mobil Listrik Terlaris Februari 2025

Sinopsis The Commuter, Bioskop Trans TV 18 Maret 2025

  • April 5, 2025
  • 0
Sinopsis The Commuter, Bioskop Trans TV 18 Maret 2025

RUU TNI Sah Jadi UU, Massa Aksi Bertahan di DPR

  • April 5, 2025
  • 0
RUU TNI Sah Jadi UU, Massa Aksi Bertahan di DPR

Kritikus Satu Suara Puji Adolescence: Serial Terbaik Tahun Ini

  • April 5, 2025
  • 0
Kritikus Satu Suara Puji Adolescence: Serial Terbaik Tahun Ini

Ditangkap, Kenapa Eks Presiden Filipina Duterte Dibawa ke Belanda?

  • April 5, 2025
  • 0
Ditangkap, Kenapa Eks Presiden Filipina Duterte Dibawa ke Belanda?

Dasco Didampingi Andre Lepas 100 Bus Pulang Basamo Gelombang Pertama

  • April 5, 2025
  • 0
Dasco Didampingi Andre Lepas 100 Bus Pulang Basamo Gelombang Pertama