
Jakarta, K-VID NEWS –
Hak Hak Natleus, Polisi tidak memeriksa opsi Hotel of Hotel Security
“Polisi sedang mencari tanggapan terhadap peribahasa, tidak ada alasan untuk menjadi peristiwa hukum,” Pagai, ketika ia tergerak melalui warna dan menulis, ketiga (18 Maret).
“Jika saya tidak salah, ada banyak petugas polisi untuk menyembuhkan bukan mereka yang berharap,” lanjutnya.
Peraturannya adalah Pigai Police (Perpol) No. 8 Pada tahun 2021 tentang kesalahan kejahatan berdasarkan pengembalian ke koreksi.
Pagai meningkatkan pelayanan politik dunia, bahwa didih bola tidak dikendalikan oleh kebebasan umat manusia, tempat yang mengkonsumsi tempat untuk mengambil bagian publik dan terbuka untuk dikritik.
“Jadi, upaya hukum untuk menghasilkan kelompok pemerintah, korupsi orang -orang yang meminta polisi untuk menghindari hukum hukum dan mengikuti jalan untuk bermeditasi,
Pada hari ini, hari kedua (18 Maret), mereka bertarung dan, anggota Javier dari Javaer membantah. Namun, mereka menolak untuk mengklarifikasi.
Bidang referensi ke bahasa Inggris demokrasi (TAUD) Aruguna dipanggil untuk polisi untuk berhenti memberi tahu Firma Hotel Keamanan dengan banyak hal. Mereka menolak dan menolak untuk mengklarifikasi.
“Kami juga menunjukkan antikristus untuk cloodroom kota yang belum mengikuti laporan dari sumber daya atau berhenti,” kata Jakarta Metropolitan, tiga (3/18).
Arif mengatakan tindakan dan Yie Yunus dan Javaer tetap menjadi bagian dari hak lokal untuk mencari aturan.
Dalam hal ini Furmonon Hotel, Arif menyatakan bahwa tidak ada ancaman atau kekerasan bahwa dua didayung.
“Karena itu, kita juga harus mengajukan pertanyaan, jika seseorang melanggar hukum dan sistem konstitusional, tanpa mengambil bagian dan non-kriminalisme?” Kata Arifa. (Ryn / DNA)